Perampok Sadis! Rini Dicekik dan Dihajar dengan Batu Gilingan, Anaknya Juga Dipukul

Korban mengalami luka di kepala sedang bersama anaknya di rumah sakit.
foto : metrotabagsel/jpg

Korban mengalami luka di kepala sedang bersama anaknya di rumah sakit. foto : metrotabagsel/jpg

POJOKSUMUT.com, PALUTA-Peristiwa mengerikan dialami Rini Asniati, korban perampokan di rumahnya sendiri di Desa Siancimun, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta).

Rini dicekik dan dipukul dengan batu gilingan. Mirisnya, kejadian ini dilakukan di depan anaknya yang masih berusia empat tahun. Anaknya yang melihat ibunya disiksa ikut menangis.

Tragisnya, tangisan itu membuat rampok juga memukul balita tersebut. Rini sendiri mengalami luka di bagian kepala dan mendapatkan 25 jahitan.

Alhasil, Rini kini harus dirawat di ruang rawat inap RSUD Gunung Tua, Paluta. Saat ditemui, kemarin (14/12/2016), Rini bersama suaminya Akas Wahyudi mengatakan sang perampok menggasak uang, handphone dan emas seberat dua gram.

Rini menceritakan, perampokan itu terjadi pada Senin (12/12/2016) di rumah mereka sekira pukul 14.00 WIB.

Dia menuturkan, sebelum kejadian dia dan anaknya berada di rumah sedang beres-beres. Tiba-tiba, rumah mereka didatangi seorang pria yang tidak dikenal yang awalnya pura-pura meminta air minum karena kehausan.

Waktu itu, meski tidak mengenal pria yang mengenakan baju kaos liris merah dan jaket putih kusam, Rini mengaku menuruti permintaanya pria itu. Dia pun masuk ke dalam rumah, hendak mengambul air putih.

Tetapi ketika masih berada di dalam rumah, pria tersebut langsung masuk ke dalam dan mencekik lehernya sembari meminta uang. Saat itu, Rini berusaha memberikan perlawanan, namun kepalanya langsung dipukul pakai batu gilingan oleh pelaku.

“Saya kaget, tiba-tiba pelaku mencekik leher dan mengancam membunuh. Itu dilakukannya di depan anakku,” kata Rini.

Rini melanjutkan, melihat dirinya dicekik dan dipukul oleh pelaku. Anaknya menangis histeris. Bukannya merasa iba, pelaku malah memukul anaknya menggunakan tempat air minum.

Rini menambahkan, pelaku mempunyai ciri berkulit sawo matang dengan rambut keriting serta memakai kaos oblong dan jaket lusuh.

Kapolsek Padang Bolak AKP Syahrul SH MH saat dikonfirmasi membenarkan adanya lapiran atas peristiwa yang dialami Rini. Kini, pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“Iya benar. Kasusnya sudah ditangani dan masih lidik,” katanya. (ais/mtbg/jpg/nin)



loading...

Feeds