Modus Menyamar Sebagai Debt Collector, Sepeda Motor Korban Langsung Dibawa Lari

Pelaku (pakai sebo) saat digelandang ke Mapolres Asahan.
foto : Bawadi/metroasahan/jpg

Pelaku (pakai sebo) saat digelandang ke Mapolres Asahan. foto : Bawadi/metroasahan/jpg

POJOKSUMUT.com, ASAHAN-Perampokan sepeda motor kian marak. Modusnya pun beragam, termasuk menyaru sebagai debt collector.

Inilah yang dilakukan MSM alias AK, warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kisaran Timur.

Dia berhasil ditangkap setelah Maria Suriati Barus, warga Asrama 126/KC, Simpang Sibogat Kisaran melaporkan yang kehilangan sepedamotor Honda Vario warna hitam miliknya.

‘’Dalam menjalankan aksinya, pelakunya menyaru sebagai debt collector kemudian merampas sepeda motor korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara SIK, didampingi Kanit Jatanras IPDA M Khomaini STK, seperti dilansir METRO ASAHAN (grup pojoksumut.com), Jumat (6/12/2016).

Khomaini menyebutkan, di daerah ini modus ini termasuk baru. Tersangka diamankan setelah sepeda motor korban hilang dari parkiran di depan ruang V RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran.

Setelah ditindaklanjuti, pihaknya melakukan penyelidikan dan meringkus tersangka yang ternyata juga merupakan DPO di wilayah Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa 1 unit Honda Beat warna orange. Kepada tersangka dikenakan pasal 363 (1) ke-5e, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Namun penuturan petugas berbeda dengan pengakuan tersangka. Kepada koran ini, tersangka MSM alias AK mengaku melakukan aksi pencurian sepedamotor itu karena ada kesempatan.

‘’Suasananya mendukung. Hari itu suasana di dekat ruangan lima, sunyi,” ujar tersangka MSM alias AK, yang mengaku baru sekali beraksi ini.

Saat diringkus hingga diboyong ke Ruang Pemeriksaan tersangka terlihat santai. (MA/jpg/nin)



loading...

Feeds