Tenang, Stok Beras dan Gula Aman

Ilustrasi

Ilustrasi

 
POJOKSUMUT.com, MEDAN- Perum Bulog Divre Sumatera Utara menyatakan, stok beras dan gula aman hingga perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk stok beras mencapai 60.000 ton dan gula pasir 12.000 ton.

“Pemenuhan kebutuhan beras dan gula stoknya cukup untuk masyarakat. Dengan stok yang banyak itu, maka Bulog siap menetralisir harga dua komoditi tersebut seandainya naik di pasaran.”

“Namun mudah-mudahan sampai sekarang harganya stabil di pasar,” ujar Humas Perum Bulog Divre Sumatera Utara, Rudi Adlyn Damanik kepada wartawan.

Ia menyebutkan, harga jual beras Bulog kualitas medium dan premium Rp8.000-Rp10.000 per kg. Harga ini lebih rendah dari harga di pasaran.

Namun begitu, sambungnya, menjelang tutup tahun 2016 Bulog belum menjual beras komersilnya (medium dan premium), termasuk kalau ada operasi pasar.

“Sekarang lagi bersihkan gudang dulu, nanti tahun 2017 baru kembali menjualnya karena harga beras juga relatif stabil,” katanya.

Dijelaskan Rudi, stok beras yang dikuasai Bulog berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jawa Timur dan Jawa Barat. Untuk beras pengadaan petani Sumut hanya sekira 100 ton saja sepanjang tahun 2016 ini.

“Masih sedikit sekali karena harga beras tingkat petani Sumut lebih tinggi harganya dari harga beras pembelian pemerintah melalui Bulog,” tuturnya.

Dia melanjutkan, untuk stok gula pasir sebanyak 12.000 ton dijual ke masyarakat dengan harga Rp12.500 per kg. Sebab, gula ini berasal dari PTPN 10 dan PTPN 11 Jawa Timur.

“Gula ini dijual di beberapa tempat namun lokasinya tergantung permintaan dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut.”

“Terkadang di Kantor Gubsu, Pasar Petisah dan sebagainya. Tapi sekarang tidak ada lagi operasi pasar karena harga relatif stabil,” tukasnya.

(Fir/sdf)



loading...

Feeds