Anjing Liar Menyerang, Anak-anak Diserang 40 Gigitan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, PALEMBANG- Hanya berselang dua bulan dari kematian Abdi Galang Pratama; 4,5; akibat gigitan anjing liar dekat rumahnya di kawasan OPI, Jakabaring, Oktober 2016, kasus serupa terjadi lagi.

Korbannya, Ridho Saputra, 11, siswa kelas IV sekolah dasar yang tinggal di kawasan Jl Abikusno CS, Kelurahan Keramasan, Kertapati. Dia terpaksa dilarikan ke RSUD Palembang Bari akibat luka gigit dan cakaran tujuh anjing liar.

Insiden tersebut terjadi di Lorong Pepaya RT 28/02, Kelurahan Keramasan, Sabtu (31/12) pukul 10.00 WIB. Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palembang BARI, tubuh bocah itu terbaring lemah.

Perban membalut luka di tubuhnya. Yakni, di kaki, paha, tangan, dan beberapa bagian badan lainnya.

Sana, 32, bibi korban, menjelaskan, saat kejadian, Ridho tengah bermain layang-layang. ”Mungkin pas dia lari-lari menaikkan layang-layang itu sehingga memancing anjing untuk menggigitnya,” ujarnya.

Menurut warga, banyak anjing yang menyerang Ridho.

Sana pun lantas meminta pertolongan warga untuk membawa Ridho ke rumah sakit. ”Selama libur sekolah, dia memang dititipkan oleh orang tuanya untuk tinggal di rumah kami,” jelasnya.

”Ada 40 gigitan, paling parah di leher. Makanya, kata dokter, harus dioperasi,” ungkap Pusparini, 33, ibu korban.

Kamsar, 36, ayah Ridho, mengaku terkejut saat mendapat telepon yang menyatakan bahwa anaknya jadi korban gigitan anjing liar.

”Kami kerja dari pagi sampai sore. Jadi, anak itu dititipkan di tempat bibinya,” tuturnya. Dia berharap anaknya tidak terjangkit virus rabiesa.

(jpg/sdf)



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …