Begitu Tahu Enam Orang Tewas di Rumah Dodi Triono, Erwin Situmorang Minta Ditembak Mati

Evakuasi korban pembunuhan di Pulomas. Aksi ini menewaskan 6 orang dan 5 lainnya trauma.
foto : Jawapos.com/jpg

Evakuasi korban pembunuhan di Pulomas. Aksi ini menewaskan 6 orang dan 5 lainnya trauma. foto : Jawapos.com/jpg

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Salah seorang pelaku perampokan di Pulomas, Erwin Situmorang tak sanggup menanggung beban menerima fakta bahwa ada enam orang tewas.

Erwin pun meminta polisi menembak mati dirinya, karena merasa berdosa setelah ulah komplotannya merampok dan menyekap berakhir tragis.

“Begitu mengetahui ada korban yang meninggal, dia (Erwin) minta ditembak (mati) saja,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Senin (2/1).

Kepada penyidik, Erwin mengaku tidak tahu jika sejumlah korban yang disekapnya meninggal dunia.

Tersangka yang dibekuk bersama Ramlan Situmorang itu mengklaim tidak pernah berniat menghilangkan nyawa orang lain di setiap aksinya.

“Dia (Erwin) baru tahu ada korban meninggal. Karena setiap dia beraksi nggak pernah memakan korban,” kata Argo.

Seperti diketahui, Erwin dan Ramlan Butarbutar dibekuk di kawasan Bekasi, Rabu (28/12/2016) siang atau satu hari usai melancarkan aksi di kediaman Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, No 7A, Jakarta Timur.

Selain dua tersangka tersebut, polisi juga telah mengamankan dua anggota lain dari komplotan grup “Korea Utara” tersebut. Mereka adalah, Alfins Bernius Sinaga dan Ridwan Sitorus alias Ius Pane. (rgu/rmol/nin)



loading...

Feeds

DCS Masih Bisa TMS, Ini Faktornya…

Komisioner KPU Medan Pandapotan Tamba menambakan, dari DCS yang diumumkan jika ada TMS otomatis nomor bacaleg di bawahnya naik ke …